Tumblelog by Soup.io
Newer posts are loading.
You are at the newest post.
Click here to check if anything new just came in.
foniel21

Liga Europa UEFA Musim 2018-2019

Musim 2018-2019  merupakan musim pertandingan Liga Europa yang ke-48, dan kualifikasinya pun sedang berlangsung sejak tanggal 26 Juni lalu. Tepatnya pada tanggal 30 Agustus mendatang, seluruh tim yang lolos ke kualifikasi akan segera bertanding kembali ke kompetisi yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 September 2018 hingga 29 Mei 2019 mendatang. Pertandingan ini diselenggaakan di stadion olimpiade Baku, Azerbaijan. Nantinya, para pemain yang telah lolos di Liga Europa UEFA musim 2018/2019 ini akan kembali ditandingkan untuk melawan pemenang dari pertandingan UEFA Champions League musim 2018/2019, dan pertandingan dari dua jenis tim ini akan bertemu di Piala Super Eropa tahun 2019 mendatang.

Tentunya ada banyak sekali tim elit Eropa yang sudah mempersiapkan diri dengan begitu baiknya untuk pertandingan bergengsi yang satu ini. Termasuk untuk Atletico Madrid yang kemarin sudah memperoleh gelar sebagai Juara Liga Europa UEFA musim 2017/2018, pastinya akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan piala yang didapatkannya, atau bahkan meningkatkan prestasinya dengan menjadi juara di piala super eropa nanti.

Pada dasarnya, piala Liga Europa UEFA memang merupakan pertandingan yang sangat bergengsi. Sebelumnya permainan ini diberi nama Piala UEFA, dan kemudian berganti menjadi Liga Europa UEFA. Tim yang dapat mengikuti pertandingan ini pun memiliki kriteria sendiri, sehingga hanya klub tertentu saja yang memiliki persyaratan lengkap dan bisa maju ke pertandingan kelas papan atas ini. Salah satu perbedaan yang begitu mencolok antara piala UEFA dengan Liga Europa UEFA adalah terletak di format yang digunakan. 

pada saat masih bernama Piala UEF, format yang digunakan berupa 8 grup dan di dalam grup tersebut terdapat 5 tim, dan kemudian 3 dari 5 tim ini akan berlanjut lagi ke proses selanjutnya sedangkan 2 sisanya merupakan tim yang gugur. Sedangkan untuk Liga Europa UEFA, format yang digunakan tentu saja merupakan format yang lebih baik daripada format Piala UEFA karena sudah mengalami beberapa perubahan dan pembaharuan agar lebih menantang dan lebih efektif tentunya. Di dalam format baru ini  menggunakan 12 grup, dan di dalam grupnya terdapat 4 tim yang akan kembali disaring. Selain itu, masih ada beberapa instrumen perbedaan lain yang membuat Liga Europa UEFA semakin istimewa dan semakin bergengsi di mata dunia.

Untuk pialanya saja, Liga Europa UEFA 2018-2019 masih memiliki piala yang sama hebatnya dengan piala pada musim yang lalu, yaitu piala Bertoni. Piala ini merupakan piala unggulan yang memiliki berat sebesar 15 kilogram, dan tentu saja bukan merupakan piala yang kecil untuk pertandingan kelas Eropa yang sangat membanggakan ini. Sejak tahun 1971 pun, Liga Europa UEFA sudah menjadi salah satu ajang penunjukkan kemampuan terbaik tiap tim yang terdaftar pada pertandingan.

Untuk pertandingan Liga Europa UEFA musim 2018-2019 ini pun sudah ada beberapa jadwal yang membuat pertandingan semakin terlihat menantang, dan jadwal tersebut di antaranya adalah:

 - M. Tel-Aviv vs Pyunik, Lucerne vs Olumpiakos pada hari Jumat (17/8) pukul 00.30

 - Dinamo Brest vs Apollon, LASK Linz vs Besiktas pada hari Jumat (17/8) pukul 00.45

 - Dudelange vs Legia, Brondby vs Spartak Subotica pada haru Jumat (17/8) pukul 01.00

 - Basel vs Vitesse, Zrinjski Mostar vs Ludogorets pada hari Jumat (17/8) pukul 01.00

 - Atalanta vs Hapoel Haifa, Ech Poznan vs Genk pada hari Jumat (17/8) pukul 01.15

 - Maribor vs Rangers, FCSB vs Hajduk Split pada hari Jumat (17/8) pukul 01.30

 - Feyenoord vs Trencin, Gent vs Jagiellonia pada hari Jumat (17/8) pukul 01.30

Itulah beberapa jadwal pertandingan yang telah ditentukan, dan sisanya pun akan dilaksanakan pada hari kamis, 23 Agustus 2018 dengan jadwal yang akan diumumkan sesegera mungkin oleh panitia pelaksana Liga Europa UEFA musim 2018-2019.

Atletico Madrid memang telah mengantongi gelar juara untuk Liga Europa UEFA musim lalu, yaitu musim 2017-2018. Dengan begitu maka tim ini berhak untuk lolos ke pertandingan Liga Champion UEFA musim ini. Namun, gelar yang didapatkan Atletico Madrid hanya akan bertahan apabila mereka finish pada posisi urutan ketiga di dalam grup mereka pada saat penyisihan grup untuk penyaringan Liga Champions.

Pada tanggal 9 Desember 2016 lalu pun, tim pelaksana UEFA sudah resmi untuk mengonfirmasikan terkait rencana diadakannya reformasi pertandingan UEFA yang akan diterapkan pada tahun 2018 ini hingga tahun 2021, yaitu berbagai tim yang sudah tersingkir pada saat dilakukannya babak penyisihan kualifikasi Liga Champion UEFA akan mendaatkan Second Chance atau kesempatan kedua pada saat pertandingan Liga Europa. Peraturan ini tentu akan sangat menguntungkan bagi banyak pihak, terutama untuk para tim yang gagal dalam kualifikasi tersebut. Dengan begitu pun, mereka bisa kembali belajar dari pengalaman dan bisa mendapatkan kesempatan kedua.

Pertandingan Liga Europa UEFA memang merupakan pertandingan yang begitu sengit dan bergengsi, dan hal ini dapat dibuktikan dengan ramainya pemberitaan mengenai liga yang satu ini. Salah satunya adalah AC Milan yang sebelumnya sempat tersandung masalah dan terancam tidak bisa mengikuti pertandingan ini, namun pada akhirnya pun panitia UEFA tetap memberikan izin bagi AC Milan untuk kembali menempati kursinya sebagai salah satu kandidat yang akan dipertandingkan untuk menjadi juara Liga Europa UEFA. 

Selain itu, ada pula sepak terjang Real Madrid yang sedikit mengalami goncangan pasca keluarnya Ronaldo dari tim tersebut. Apalagi, pertandingan Real Madrid mendapat lawan Atletico Madrid, dan ini tentu merupakan pertandingan sengit mengingat Real Madrid merupakan sosok tim yang begitu besar dan Atletico Madrid merupakan juara Liga Europa UEFA untuk musim lalu.

Semua tim seakan sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetensi yang satu ini, dan ini pun bisa dibuktikan dengan besarnya persiapan para pemain sendiri. Dalam menyambut pertandingan ini, para pemain di berbagai tim pun sudah mempersiapkan jadwal latihan yang sedemikian padatnya. Bahkan sebelum latihan fisik pun, mereka diharuskan untuk melakukan pengecekan kesehatan yang akan dilakukan oleh tim medis. Pengecekan kesehatan ini untuk memastikan keadaan dan kesehatan dari tiap pemain yang ada. 

Setelah itu, barulah mereka mempersiapkan diri untuk berlatih secara fisik agar bisa tampil prima dalam bertanding di Liga Europa https://tinyurl.com/y9p4yhyz UEFA musim 2018/2019 ini. Untuk sistem permainannya sendiri, para tim sudah mempersiapkan formasi dan sudah menentukan pemain mana sajakah yang akan ditandingkan di dalam laga tersebut. Tentunya tidak akan semua pemain dari tiap tim ditampilkan, karena tiap kiub pun tentu sudah memiliki jadwal lain yang harus digenapi, sehingga mereka harus benar-benar cerdas dalam memilih pemain yang dapat dinilai efektif untuk ditandingkan dalam Liga Europa Musim 2018-2019 ini.

Don't be the product, buy the product!

Schweinderl